Langsung reading ajh. !
Ku Menanti kabar dari sang burung
Aku terpaku meratapi nasib yang kian buruk
Kucoba bertahan dengan segala keluh kesahku
Dengan rintihan kecil sang pujangga.
Saat matahari sudah terbenam di upuk barat
Sang surya sudah tidak akan menampakan’a lagi
Diri ini menyadari jika tidak ada kata yang indah selain kata sabar
Tapi raga ini terus berusaha mencari cahaya yang hilang tertiup awan
Jika ini saat terahirku untuk berbicara pada mu
Ku hanya ingin mengatakan jika
“ Aku sayang kamu “
Masa depan tak seindah saat kita berpikir
Kunang’’ tak bersinar seperti saat kita bersama
Tangisan demi tangisan
Jeritan demi jeritan
Seakan kedua’a saling beriringan
Menuju satu arah yang kelam
Tak ada sabar yang terbuang
Tak ada pengorbanan yang sia’’
Jam mengerdip
Mengiringi langkah menuju sang halik
Menunggu bulan dari balik gunung
Senyum terpaut dari bibirnya yang mungil
Dari mulutnya terdengar tawa yang lantang
Terkadang, tangispun mengiringi hidupnya
Menggantikan awan yang cerah
Dengan awan yang mendung
Membawa duka bagi sang kekasih
Entah apa yang dirasakannya.
Namun kini dia sudah dewasa
Mata yang redup kini kembali terbit
Dengan di iringi kicau burung pagi
Betapa indah ciptaanmu tuhan
Seakan tak ada lagi insan yang sempurna selain dirinya
Tapi ku sadar ,kesempurnaan hanya lah milikmu
I don’t now what’s happened to us, but I trust if our love can still together, if you lie please don’t lie again, if you don’t love me anymore ,please tell me, I’ll go away from you. And I’ll get a new friend again, friend’s make me happy. And make me feel good anytime, take my hand and bring me to fine road. Don’t make misstack anymore dear
wasalam
http//:www.ipuelbieber.blogspot.com
http//:www.dkrkarangbahagia.com
Aku sayang kamu
Ku Menanti kabar dari sang burung
Aku terpaku meratapi nasib yang kian buruk
Kucoba bertahan dengan segala keluh kesahku
Dengan rintihan kecil sang pujangga.
Saat matahari sudah terbenam di upuk barat
Sang surya sudah tidak akan menampakan’a lagi
Diri ini menyadari jika tidak ada kata yang indah selain kata sabar
Tapi raga ini terus berusaha mencari cahaya yang hilang tertiup awan
Jika ini saat terahirku untuk berbicara pada mu
Ku hanya ingin mengatakan jika
“ Aku sayang kamu “
RELA
Masa depan tak seindah saat kita berpikir
Kunang’’ tak bersinar seperti saat kita bersama
Tangisan demi tangisan
Jeritan demi jeritan
Seakan kedua’a saling beriringan
Menuju satu arah yang kelam
Tak ada sabar yang terbuang
Tak ada pengorbanan yang sia’’
Jam mengerdip
Mengiringi langkah menuju sang halik
Menunggu bulan dari balik gunung
Bidadari tuhan
Senyum terpaut dari bibirnya yang mungil
Dari mulutnya terdengar tawa yang lantang
Terkadang, tangispun mengiringi hidupnya
Menggantikan awan yang cerah
Dengan awan yang mendung
Membawa duka bagi sang kekasih
Entah apa yang dirasakannya.
Namun kini dia sudah dewasa
Mata yang redup kini kembali terbit
Dengan di iringi kicau burung pagi
Betapa indah ciptaanmu tuhan
Seakan tak ada lagi insan yang sempurna selain dirinya
Tapi ku sadar ,kesempurnaan hanya lah milikmu
I don’t now what’s happened to us, but I trust if our love can still together, if you lie please don’t lie again, if you don’t love me anymore ,please tell me, I’ll go away from you. And I’ll get a new friend again, friend’s make me happy. And make me feel good anytime, take my hand and bring me to fine road. Don’t make misstack anymore dear
wasalam
http//:www.ipuelbieber.blogspot.com
http//:www.dkrkarangbahagia.com



thanks hunn :) puisinya bagus hahaha
BalasHapussukses
sama'' say .:)
Hapus