asalamualaiqum wr wb. selamat siang menjelang sore agan'' sekalian. alhamdulilah setelah hampir 1 bulan saya gx posting gara'' sibuk belajar HTML untuk memperindah themplate ..:D .kini saya akan memberikan kembali beberapa puisi karya si cantik fitri al istiqomah. mudah mudahan semua'a menikmati :)
mentari yang malu
menatap langit yang mulai gelap
terheran dengan sosoknya walaupun nampak biasa
tapi ia sungguh indah
ia terukir indah diangkasa
burung-burung bagai penghias untuknya
langit kemerahan akibat sinarnya
kini mulai menghilang kembali
ia selalu indah terwujud di waktu senja
tenang mengalun melambat menutup diri
wahai mentari yang malu.
sukma yang berdarah
kecewa hanya itu yang kini ku tau
percuma membela
yang ada, hanyalah kesalahan hatiku
terasa hancur, tak berbentuk lagi
kinisemuanya terberai hancur dan berkeping-keping.
pujaan
menggapai langit bersamamu
menangkap jutaan bintang bersama tanganmu
menari mengurangi angkasa
melihatmu tersenyum
melihatmu tertawa, adalah impian ku.
jauh terasa kaki melangkah bersamamu
mata mu yang begitu indah seakan membuatku untuk tidak berpaling
kau pujaanhatku.
menunggu batu berjalan
hati ku hancur kau remukan
mengharapkanmu bagaikan melihat batu berjalan .
mencintaimu sudah hampir punah
kau hilangkan rasa dalam itu
andai kau dapat melihat sorotku
apakah kau akan tahu bahwa aku mencintaimu ?
namun semua itu sirna karna kau
kau yang selalu membuatku menunggu,
dan semua kini berakhir dengan pahit
cinta ini lebih dari bertepuk sebelah tangan
cinta ini mati dan menderita.
ingtin ku raih tangan mu namun itu tak mungkin.
ingin ku memelukmu itu pun tak mungkin
yang bisa ku lakukan hanya menunggu,
menunggu kapan saat itu tiba,
saat aku dan kamu bersatu di suatu waktu yang indah di sore hari.
walau hanya angan namun ia sangat terasa .
aku mencintaimu kekasihku walau kita masih terpisah oleh waktu.
mentari yang malu
menatap langit yang mulai gelap
terheran dengan sosoknya walaupun nampak biasa
tapi ia sungguh indah
ia terukir indah diangkasa
burung-burung bagai penghias untuknya
langit kemerahan akibat sinarnya
kini mulai menghilang kembali
ia selalu indah terwujud di waktu senja
tenang mengalun melambat menutup diri
wahai mentari yang malu.
sukma yang berdarah
kecewa hanya itu yang kini ku tau
percuma membela
yang ada, hanyalah kesalahan hatiku
terasa hancur, tak berbentuk lagi
kinisemuanya terberai hancur dan berkeping-keping.
pujaan
menggapai langit bersamamu
menangkap jutaan bintang bersama tanganmu
menari mengurangi angkasa
melihatmu tersenyum
melihatmu tertawa, adalah impian ku.
jauh terasa kaki melangkah bersamamu
mata mu yang begitu indah seakan membuatku untuk tidak berpaling
kau pujaanhatku.
menunggu batu berjalan
hati ku hancur kau remukanmengharapkanmu bagaikan melihat batu berjalan .
mencintaimu sudah hampir punah
kau hilangkan rasa dalam itu
andai kau dapat melihat sorotku
apakah kau akan tahu bahwa aku mencintaimu ?
namun semua itu sirna karna kau
kau yang selalu membuatku menunggu,
dan semua kini berakhir dengan pahit
cinta ini lebih dari bertepuk sebelah tangan
cinta ini mati dan menderita.
ingtin ku raih tangan mu namun itu tak mungkin.
ingin ku memelukmu itu pun tak mungkin
yang bisa ku lakukan hanya menunggu,
menunggu kapan saat itu tiba,
saat aku dan kamu bersatu di suatu waktu yang indah di sore hari.
walau hanya angan namun ia sangat terasa .
aku mencintaimu kekasihku walau kita masih terpisah oleh waktu.



ada puisi yang ketinggalan judulnya
BalasHapus